beberapa hari yg lalu..temen sekantor ada sedikit trouble dgn motor yg ‘baru’ dibelinya, sebuah Kawasaki Kaze generasi I, tahun 1996, waktu itu lampu depannya mati, krn habis lembur dan sudah malam, maka sibiroe yg mengantar teman sy tersebut pulang, dan krn sy malam itu pulang kekost-an dekat kantor maka Kaze-nya sy bawa 😀

meskipun tahun lama, sy cukup ‘sedikit kaget’ dengan performa motor yg benar2 masih standar-ndar ini!!, klo dihitung sih motor itu usianya sudah 14tahun, masih nyaman, ya bukan hoax lah klo motor2 Kawasaki terkenal dengan handling dan kenyamanannya mungkin hanya komstir yg sedikit ‘kendur’ yg menjadi niali minus dari motor teman sy ini, tetapi wajar namanya jg motor lama, belum disetting jg *temen sy kebetulan ada bengkel dirumahnya, sy kurang tau top speednya, tp sy sempet narik sampai 80kpj,dan belum getar atau berisik, masih normal aja, didukung dengan mesin terbesar dikelasnya pada jamannya yaitu 112cc

sesuai judul postingan ini, kenapa sy sebut sebagai pelopor?
1.kapasitas mesin 112cc
saat kompetitornya pada waktu itu masih menggunakan mesin 100-105cc, motor ini malah sudah 112cc, hmmm, klo akhir2 ini pada ‘berlomba’ bikin 115cc, ini Kawasaki Kaze, 14tahun yg lalu sudah 112cc! :D, so untuk kapasitas mesin kayanya gak ketinggalan jaman!

2. Filter oli
hmmm, asing? semoga tidak, coz perangkat satu ini memang vital fungsinya untuk menyaring kotoran yg terjadi dari siklus pelumasan oli didalam mesin, kerak2 kotoran yg menempel di jeroan mesin yg ikut larut dalam oli, disaring melalui filter ini, tp kenyataannya tidak banyak motor yg menggunakan filter oli, utk genre ‘bebek’ selain Kawasaki setau sy baru Suzuki yg pakai, itupun baru di awal tahun 2000-an 😀 cmiiw

3. Balancer Stang
dijamannya fitur ini, terbilang fitur baru dan aneh, balancer stang berfungsi utk mengurangi getaran dari shockbreaker depan yg merambat sampai di stang motor, seingat sy pada waktu itu untuk motor bebek hanya Kawasaki yg pake CMIIW. hehe, tetapi parahnya masih banyak motor baru yg gak pake Balancer stang sampai saat ini, terutama dari ATPM yg Semakin Di Depan, gak malu apa ma motor ini, sudah pakai sejak 14tahun yg lalu! :D, xixixi :piss

4. Knalpot
trend pada saat itu, rata2 knalpotnya motor bebek model panjang kaya bambu. :D, tetapi Kaze hadir dengan model yg sporty, bahkan sampai saat ini masih tidak ketinggalan jaman, liatlah bebek baru yg baru muncul sekarang menggunakan model yg sealiran dengan Kaze, misalnya Smash Titan, New HSX125, Revo edisi lama

5.DHL , Dual Head Lamp!
hmm, Kaze menggunakan lampu depan ganda didalam batok lampunya, sehingga terang yg dihasilkan lebih dari yg menggunakan satu lampu, fitur yg menurut sy bagus ini baru diikuti oleh ATPM lokal lain mulai tahun 2000-an diawali oleh motor2 china, kemudian tahun 2004, Suzuki Shogun125 series, kemudian New HSX125 ditahun 2007-an

6. Penunjuk posisi persneling
pada waktu itu kompetitornya hanya menawarkan petunjuk gigi persneling dengan lampu N (Netral) dan TOP (Top Gear), si Kaze ini sudah lengkap dengan angka posisi persneling N, 1, 2, 3 atau 4, selain Kaze, Shogun110 jg sudah menerapkannya saat itu, dan coba perhatikan bebek2 baru saat ini, hampir semuanya sudah meng-aplikasikan fitur ini :D, klo yg belum ada berarti kuno!!! 😀

Advertisements