hmmm sebenarnya keluhan seperti yang diungkapkan oleh om haryo di postingannya mau beli bajaj pulsar pikir-pikir dulu deh cukup banyak dan sudah umum dikeluhkan oleh para pengguna Pulsar di Indonesia, akhir tahun 2011 kemarin malah ada berita yang cukup ‘aneh’, ketersediaan part tersendat karena kesalahan angka kuantitas jumlah pemesanan dari BAI ke India 😆 hahaha, serta ada beberapa janji manis bahwa akan ada perbaikan di distribusi spare part tapi ternyata faktanya lain 😀

ada paragragraf yang menarik di postingan ini :

Kapan hal ini akan terus berlanjut? Bajaj Auto Indonesia (BAI) sibuk jualan namun tidak bisa menyediakan after sales yang baik, dari hari ke hari kualitas after sales kian menurun. Apakah ini resiko karena harga motor yang sangat murah dibanding motor lain yang sekelas? BAI sendiri sekarang yang membuat image bahwa Pulsar adalah produk sekali pakai buang..

untuk menghindari kelangkaan part, mungkin klo mau beli Pulsar harus beli dua motor Pulsar utk tipe yang sama, satu beli on the road untuk kita kendarai dan yang satunya kita beli off the road untuk kita kanibal spare partnya, hahaha 😆

jadi teringat seorang teman blogger juga yang pakai Bajaj XCD125..hmmm yang masih dijual aja part susah apalagi yang udah discontinued 😀 ga kebayang susahnya kaya apa

* kalau 3S Pulsar minimal bisa seperti Kawasaki Indonesia atau Suzuki Indonesia R2, tentu dulu saya jadi beli Pulsar 220 juga, tapi yahh apa mau dikata, kadang cinta memang tak harus memiliki 😀

semoga aja BAI mau berbenah diri..semogaaaa

Advertisements