Raja-raja jalanan di kaki gunung muria….

By | April 24, 2012

melanjutkan cerita, minggu kemarin saya juga berhasil menuntaskan rasa penasaran terhadap makam salah satu Wali Songo, Sunan Muria, letaknya cukup dekat dari pusat Kota Kudus, sekitar 20KM-an ke arah utara, arah perbukitan Gunung Muria/Colo.

jujur, klo dari segi pemandangan dan jalan sih biasa saja, jalannya meski sempit cukup bagus aspalnya, menanjak *ya iyalah di pegunungan hahaha πŸ˜† sering kali harus berpapasan dengan bus-bus pariwasata yang gede itu

sampai disini saya tidak banyak eksplore karena sudah terlalu sore, hampir magrib dan saya sendirian, sampai disini saya langsung sholat ashar di masjid sunan muria.



ada hal yang menarik disini diluar wisata religinya, apa itu? bagi saya yang suka dengan dunia motor, attitude para ojekers disini luar biasa, bisa dikatakan wow, mereka cukup ‘brutal’ dalam menaklukkan tikungan dan tanjakan disini, karena memang bus/mobil tidak boleh naik keatas ke obyek2 wisata lainnya jadi klo ga mau gempor jalan kaki ya harus naik ojek :mrgreen:, jumlah ojekersnya banyak sekali dengan seragam rompi kuning disponsori salah satu provider telepon.

liat para ojekers ini silahkan dibayangkan saja kelakuan beberapa klub/komunitas motor yg suka rada ‘arogan’ pas lagi turing, haha, klakson, bleyer-beleyer gas motor, wuihhhhh, selap selip karena sekali jalan bawa penumpang biasanya bisa 3-6 motor jalan bareng, sadissss

motor mereka pun mendukung untuk itu, sejauh pengamatan saya tidak ada satupun ojek matic πŸ˜† yang mayoritas adalah motor batangan keren seperti Honda Tiger Revo, Yamaha Scorpio, Honda Megapro, Yamaha Byson, Honda GL Series, Yamaha RX-King, sedangkan bebek sebagai minoritas.

pangkalan ojeknya pun, urutan berjajarnya kaya urutan di dragrace, haha tinggal kasih ‘christmas tree’ jadinya dragrace digunung :lol:, mereka cukup tertib dengan selalu menggunakan helm saat berkendara, tapi penumpangnya tidak πŸ˜€

* ahhh andaikan bukan di jepret dengan kamera hp jadul, pasti bisa dapet gambar “panning” yang lebih dramatisir hihi * nabunngg nabungg πŸ˜€

Advertisements

20 thoughts on “Raja-raja jalanan di kaki gunung muria….

    1. jahe Post author

      maklum meski 8Mpx klo kamera hp memang kualitas blm bagus πŸ˜€

      Reply
    1. jahe Post author

      tapi lihai lho mereka bawa motornya, terang aja lha jalur sehari-hari πŸ˜€

      Reply
  1. ryo

    pernah juga kesitu pp mbonceng ninja l… sambil bayangin susahnya dulu ngangkut jenazah ke atas gunung…

    Reply
  2. achmad sya'roni blog

    saya pernah naik ojek itu. walaupun saya biasanya sering speeding kalo naik motor, tetap saja ngeri waktu naik ojek itu. mungkin rossi, stoner & lorenzo ga berani ngebut kalo lewat situ

    Reply
  3. skalorman

    hehehe….wisata ke colo ya om πŸ˜€

    ane kebetulan lumayan sering ke situ, emang tukang ojeknya edan2 wkwkw…
    pernah dulu iseng2 nonton tukang ojek pada bawa penumpang ke atas, ke makam sunan muria, ane video aja pake hp, eh malah makin menggila begitu tahu kalo ane rekam gambarnya :hammers

    pake jumping2 segalal lagi wkwkwkw…tapi ya pada selamet, ngga ada yang nabrak πŸ˜€

    Reply
    1. jahe Post author

      iya bener, saya sendiri takjub, ini bikers gunung keren amat hehe milih motornya jg pinter

      Reply
  4. jon

    itu kampungku boss, desacolo. untuk jadi anggota ojek sekarang musti bayar 50jt, itupun antrianya panjang untuk dapat member, krn nunggu yang jual. dah ga bisa nambah lagi. organisasinya kuat, orang luar ds colo ga bisa jadi anggota. bahkan banyak warga desa lain yang sengaja menikahi gadis colo spy bisa dapat masuk anggota ojek. per hari paling sedikit mereka dpt 200rb. mereka berani ugal2an karene itu jalan mereka yang buat , dr mulai pelebaran ampai pengaspalan mereka yang keluarkan dananya, anggotanya ada sekitar 1500 orang.
    tp biar ugal2an jarang sekali kecelakaan. blm tentu setahun sekali. dah 5tahun ini sponsor pada berebut, paling sedikit 250jt pertahun nilai kontraknya.

    Reply
  5. Heri anak Pati

    Dulu di tahun 2000 karena kurang hati2 pernah ada lo! Tukang ojek masuk ke jurang tikungan antara jalan penghubung Makam Sunan Muria dengan Air terjun Montel .. & langsung tewas
    waktu itu Q liat sendiri proses ekvakuasinya
    pada saat itu umur q baru 5 tahun

    Reply
  6. rahman suparjo

    aku maring nganah,,jjaaannnnddd.atise poll..tpi snenge pemandangane apik,aku wedi mbok tiba naek ojeg,ngsih matane meremmerem keblinger,,seneng omm”

    Reply
  7. insider188

    iya bener sob… kalau pengen punya anggota ojek di gunung muria emang harus ngerogoh kocek dalam-dalam, kebetulan bulan rajab kemarin saya dari sana, begitu sampai di parkiran gue langsung disamperin sama RX king, tanpa basa-basi gue langsung bonceng tuh motor, diperjalanan gue nanya-nanya sama masnya, salah satunya tentang berapa harga trayek ojeknya? terus masnya bilang sekarang 2014 60jt itupun nunggu lelang kalau ada yang jual dan pastinya dengan harga tertinggi yang berhak dapetinya… disaat itu gue langsung bayangin motor KTM sob kalau misale gue punya uang segitu hehehehe

    Reply
    1. jahe Post author

      edyan…60jt trayek ojek per motor fiuhhhhhh inazuma dapat 1 plus dpt p200ns wkwk

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *