About these ads

remcakram.com

sepeda motor, piknik, kuliner dan curhat colongan

menyambut si premium plus a.k.a premix oktan 90

ini berita bagus, yang saya baca di detik.com, sebenarnya ini bisa jadi cara yang cukup ampuh untuk sedikit mengurangi subsidi premium ron/oktan 88, dikarenakan si premium 88 ini cukup sensitif sekali jika ada perubahan harga di Pulau Jawa, terlebih di Pulau Jakarta wkwkwkw padahal di luar Jawa sana harganya lebih mahal bahkan bisa dua kali lipat di tingkat pertamini a.k.a penjual bensin eceran :D

dengan premix 90 mungkin lambat laun subsidi Premium yang saya baca selalu over bisa dikurangi, dan Premium di kemudian hari bisa benar2 digunakan oleh yang tidak mampu dengan adanya pengaturan tersendiri mungkin untuk angkutan umum dan UMKM.

jenis baru ini tentunya cocok untuk yang mo beli Pertamax terlalu mahal dan beli premium pun sebenarnya terpaksa karena oktan-nya hanya 88, sedangkan rata2 spek BBM kendaraan sekarang adalah RON 90 tanpa timbal

semoga cepat terealisasi dan bukan hanya sekedar wacana, karena Pertamina pun sudah siap :D

dikutip dari detik.com

Jakarta – Badan Pengatur Kegiatan Hilir Migas (BPH Migas) mengusulkan agar ada produk BBM yang levelnya antara bensin premium dan pertamax seharga Rp 6.000/Liter. Pihak PT Pertamina (Persero) merespons positif usulan tersebut dan siap merealisasikannya.

Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (persero) Hanung Budya mengatakan pihaknya siap jika pemerintah meminta Pertamina menyediakan varian BBM baru yakni Premix/Premium plus dengan RON 90.

“Pertamina siap jika disuruh menyediakan Premium Plus atau Premix RON 90,” ujar Hanung ketika ditemui di Kantornya, Senin (8/4/2013).

Dikatakan Hanung, Pertamina bisa menyediakan Premix dalam waktu 3 bulan setelah pemerintah meminta. “Tiga bulan kita sudah siap pasarkan, baik warna, dispenser, pendistribusiannya, selain itu kita juga perlu tambahan impor BBM terutama tambahan komponen oktan tinggi khusus RON 90,” ucapnya.

Namun Hanung belum bisa memastikan berapa harga RON 90 apakah Rp 6.000 atau Rp 7.000 per liter. “Harga bukan kami yang menentukan, pasalnya RON 90 ini mengandung subsidi, kalau tidak ya tentunya bukan Premix sama saja namanya Pertamax, karena BBM subsidi itu spesifikasinya di bawah RON 91,” tandasnya.

UPDATE :

ternyata kaga jadi lagi…bensin naik ke 6.500

About these ads

25 responses to “menyambut si premium plus a.k.a premix oktan 90

  1. rusmanjay April 9, 2013 pukul 10:06 am

    boleh juga nih, apalagi saya selalu isi premium campur pertamax

  2. ardiantoyugo April 9, 2013 pukul 10:06 am

    6000…

  3. Maskur April 9, 2013 pukul 10:08 am

    horeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee
    hiks

  4. treex April 9, 2013 pukul 11:05 am

    premium plus kan 50% premium + 50% pertamax
    harga ya sesuaikan aja (Rp 4.500 + Rp harga pertamax )/2
    adil kan ^_^

  5. skalorman April 9, 2013 pukul 11:14 am

    hmm.. masih masuk nih harganya hehehehe… :D

  6. Triyanto Banyumasan April 9, 2013 pukul 2:51 pm

    tenane … tetep diakal akali ketoke, Endonesah

    • jahe April 10, 2013 pukul 7:47 am

      positif thingking saja

  7. mydasign April 9, 2013 pukul 3:41 pm

    manteb nak tenanan… mending iki daripada premium 88…

  8. stevant April 9, 2013 pukul 4:31 pm

    Bilang saja pengen naikin harga premium, pelan-pelan premium hilang diganti premix :-)

  9. kaka April 9, 2013 pukul 6:26 pm

    setuju banget. yg penting jgn pake lumpur ya :)

  10. Daris April 9, 2013 pukul 7:24 pm

    di kalsel premium 7rb – 8rb. disini premium lagi langka #sialan

  11. kasamago April 9, 2013 pukul 7:37 pm

    kira2 pertamina ngeracik sendiri ato dimporin am petral y..

    • jahe April 10, 2013 pukul 7:46 am

      impor tetep bahan bakunya :D

  12. extraordinaryperson April 9, 2013 pukul 7:58 pm

    always pertamax

    http://extraordinaryperson.wordpress.com/

  13. nbsusanto April 10, 2013 pukul 10:16 am

    ron 90 harga 6000 sampai 7000..asik ki..maklum sedari > 10000, pertamax semakin jarang dijadikan pilihan..

  14. daivan April 10, 2013 pukul 9:00 pm

    sebainya harga per liternya maksimal di kisaran 7000 rupiah, lebih dari itu kayanya bakal kurang laku. mending pertamax sekalian

  15. haryudh4 April 12, 2013 pukul 6:52 am

    Usulnya Pak Mantan Wamen tempo hari, sayang sekarang udah almarhum :(

    • jahe April 15, 2013 pukul 8:54 am

      ohhh sudah usul lama to, tp knp belum direalisasi ya? hmmm politok apa lagi ya xixi

      • haryudh4 April 15, 2013 pukul 10:45 am

        Padahal bagus buat elternatif pengguna mobil / motor. Kalo angkot, bus dan truk tetep 4500 aja.

        Takutnya kalo terus-terusan subsidi, negara kolapse kaya di Yunani atau Siprus :|

  16. S.K.P April 13, 2013 pukul 11:09 am

    Premium naik > Harga kebutuhan pokok naik = sama saja…

    Misal, premium sekarang seharga gula 1/2 kg, dinaikin harga gula juga sama-sama naik di level yang sama, sedangkan gaji/pendapatan bulanan tetap… Repot khan?

  17. revn79 April 13, 2013 pukul 11:30 am

    menunggu dengan positif jooss

  18. deidara April 13, 2013 pukul 4:06 pm

    ya ya ya,, kalo 6000an ane mau beralih ke premix ini :)

  19. adrian April 17, 2013 pukul 8:03 am

    masih subsidi juga? akan menyisakan masalah.
    dan ternyata impor ya? ;(

  20. MotoGPPlanet April 24, 2013 pukul 11:04 am

    Agan yang punya warung, ijin share ya…thanks. Penggemar MotoGP join yuk di http://www.facebook.com/MotoGPPlanet

  21. motorservo April 24, 2013 pukul 8:26 pm

    Sedikit share aja nih mas Bro ^_^

    Premium yang dijual di SPBU selama ini adalah bensin premix dengan bilangan oktan (RON) 90 bukan 88 mas Bro.

    Coba aja cek disini…http://oto.detik.com/read/2013/04/24/164527/2229471/648/wah-premium-yang-dijual-spbu-ternyata-premix-ron-90?o991102638

    Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Sugiharto mengatakan saat ini tidak ada lagi negara yang menjual bensin premium Ron 88. Jadi yang diimpor adalah RON 90 atau premix.

    “Ya memang menggunakan aturan berpuluh tahun selalu menggunakan RON 88, namun saat ini yang menjual RON 88 sudah makin langka di dunia,” kata Sugiharto ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta

    Dikatakan Sugiharto, karena lebih mudah mengimpor RON 90, maka Pertamina tetap menjualnya dengan harga premium Ron 88. Karena apabila bensin RON 90 harus diturunkan oktannya, memerlukan biaya tambahan lagi.

    “Ya karena lebih mudah dapat yang 90 ya kita anggap saja itu 88 dan jual saja tidak di-downgrade atau diturunkan kualitasnya,” ungkapnya.

    Sebelumnya, pihak Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) juga mengakui bensin premium yang dijual di SPBU merupakan bensin jenis premix.

    Pemerintah pernah menyatakan harga bensin keekonomian bensin premium adalah Rp 9.000/liter. Tapi ternyata bensin tersebut bukan premium, melainkan Premix 90.

Urun rembug komentar..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 606 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: