alhamdulillah akhirnya kesampaian juga naik salah satu kereta top of the line-nya KAI, Argo Bromo Anggrek, walau harga tiketnya sama bahkan kadang lebih mahal daripada harga tiket pesawat terbang kelas ekonomis minimalis, maklum kereta api ini membawa embel2 eksekutif πŸ˜€


gambar : http://sembrani-baru.blogspot.com

kesan pertama sih bersih ya keretanya, dan tempat duduk konfigurasi 2-2 nya memang bikin nyaman dengan ruang kaki yg lapang, tapi sayang saya merasa kurang nyaman sepertinya gerbong yg sy tumpangi rada error ‘shockbreaker’nya wkwkw goncangannya cukup terasa πŸ™

tv lcd layar lebarnya juga cuma nampilin gambar semut perang, baru pas masuk jabotabek ada siarannya πŸ˜€ *muter film Rambo*, kebetulan sy berangkat dari stasiun tawang semarang tengah malam, kondisi pencahayaan di gerbong yg terang bagi saya tidak nyaman untuk istirahat/tidur, kenapa juga tidak dikurangi pencahayaannya kan malam hari waktunya penumpang istirahat, cahaya secukupnya saja, toilet juga bersih tidak bau meski kereta ini berangkatnya dari Stasiun Turi Surabaya.


cahaya didalam gerbong (baik Sembrani maupun Bromo) yg over bagi sy bikin susah merem πŸ™

setelah urusan di Jakarta selesai, pulangnya pun berencana naik kereta lagi sesuai disposisi dalam perintah tugas, kali ini cari yg berangkat paling cepet aja dari Staiun Gambir, dapetnya KA Argo Sembrani, meski sama eksekutifnya tapi harga tiketnya lebih murah dibanding Argo Bromo.

utk kebersihan dalam gerbong sih sama dengan Argo Bromo, Konfigurasi tempat duduk-nya juga sama 2-2, ada colokan listriknya juga 2 pasang, cuma bedanya pijakan tempat duduknya kurang nyaman (bagi saya :D), tidak senyaman Argo Bromo karena terlalu jauh dan tidak bisa diatur ketinggiannya seperti di Argo bromo

dan sy rasa lebih nyaman Argo Sembrani yg sy tumpangi utk pulang ke Semarang kali ini, shockbreakernya waras kali hehe jadi goncangan di gerbong masih terasa nyaman, yg jd nilai minus toiletnya bau pesing :D, LCD TV yg lebih kecil *cmiiw* dan sayangnya menampilkan film Rambo yg sama dengan pas sy berangkat dengan Argo Bromo

sepertinya jajaran manajemen KAI adalah pecinta Sylvester Stalone dengan Rambo-nya…hadehhhhh πŸ˜€

btw, dengan sistem boarding pass seperti di bandara sekarang lebih nyaman dan aman aja ‘nggelandang’ di dalam stasiun πŸ˜€

Advertisements