riding sehari, Solo menuju Pacitan (1)

By | December 11, 2014

sebenarnya akhir tahun begini memang tidak begitu cocok untuk melakukan aktivitas berkendara, yah sebuah pelajaran jg buat sy agar kedepan kalau punya rencana touring bisa memilih di bulan-bulan selain desember, kenapa begitu? ya bulan desember utk Indonesia sudah masuk bulan dimana hujan turun cukup intens, mendung seharian dan matahari yg ngumpet dibalik awan kelabu, orang jawa bilang Desember, ‘gede-gedene sumber’ alias sumber mata air saat-nya pada refill, karena curah hujan yg cukup tinggi.

sejak sebelum hari H semua sudah sy siapkan dari motor yg sudah sy servis, ganti oli, ganti gir rantai, kampas rem, kampas kopling, penggantian breket dan lain sebagainya, intinya motor dalam kondisi fit utk perjalanan jauh, beberapa perlengkapan berkendara yg hendak dibawa pun sudah siap, cuti yg cukup panjang sudah di acc juragan, istri dan anak jg sudah siap utk ikut liburan di rumah simbah-nya di Solo selama sy tinggal ‘mbolang’ sendiri, karena solo riding jarak jauh memang menjadi salah satu keinginan yg sampai sekarang belum kelakon, alhamdulillah semua persiapan tidak ada kendala berarti.

New Megapro touring hr4
* motor udah ganteng, siap piknik !

tapi semua rencana perjalanan yg telah siap lagi-lagi harus tertunda, bukan apa-apa sih ada urusan keluarga yg memang tidak bisa dinomerduakan, apalagi cuma urusan hobi, hehe sebagai seorang kepala keluarga newbie tentunya harus belajar menyusun prioritas meskipun ada perasaan kecewa pada awalnya tetapi tidak ada penyesalan atas tertundanya acara mbolang :D, semoga masih diberi kesempatan di tahun mendatang *semangatttttt*

dan akhirnya hanya tersisa satu hari kosong saja, hari Jumat, karena kemarin di rencana mbolang ada rute ke Pacitan , maka seharian itu sy gunakan utk riding sendirian dari Solo menuju Pacitan, berangkat dari rumah orang tua sy di pinggiran Kota Solo rada molor jg akhirnya, ya karena suasananya memang tidak mendukung buat jalan2, mendunggg bgt :D, terlebih si junior ketawa ketiwi terus serasa bilang ‘pak e ojo dolan bae’ hehe diajak liburan ke Kebumen kenapa kamu jadi ngapak nak wkwkwkwk

setelah pamit dengan keluarga perjalanan seharian dimulai, dan mendung membuat mood menjadi sedikit tidak bersemangat, jalur yg sy lewati merupakan jalur biasa saja, menuju Pacitan via Solo, Sukoharjo, Wonogiri, Pracimantoro, Giritontro.

melewati Kota Solo rada pangling juga sy, maklum 5 tahun sy tinggal di lain daerah, kalaupun ke Solo ya mengunjungi orang tua saja males pergi2 ke Kota, makin rapi aja ini kota, sy berkendara melewati pasar gede solo, balai kota serta kawasan dalam keraton Surakarta, karena masih cukup pagi jadi suasanya lengang, sy melewati alun-alun utara sampai menembus ke alun-alun selatan yg sekarang ternyata ramai utk jogging, dlu alun-alun kidul atau beken disebut alkid kondangnya sebagai area mesum ilegal kalau malam hari, tapi sekarang sy liat sudah lumayan bersih dari bedeng2 ga jelas, dan banyak tiang lampu penerangan.


*rekaman video sedikit gelap krn langit mendung lagi asoy-asoynya hehe

dari alkid solo, perjalanan langsung tembus menuju kota Sukoharjo, cukup ngebut jg sy saat itu *80 kpj sudah ngebut bagi sy hehe*, jalan yg dalam kondisi bagus lebar nan lenggang memang cukup menggoda utk sedikit speeding, tapi setelah keluar dari kota Sukoharjo menuju kota Wonogiri, aspal jalan yg banyak tambalan membuat sy harus mengurangi laju kendaraan, kdu hati-hati, sampai Wonogiri Kota sy istirahat sebentar mau cari sarapan tetapi akhirnya cancel krn tidak nemu yg sesuai selera, masuk Kota Wonogiri sekitar pukul 7.30an pagi, dan masih mendungggg πŸ™

3 thoughts on “riding sehari, Solo menuju Pacitan (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *